Pemula Harus Paham! Cara Membaca Grafik Trading Saham

Cara Membaca Grafik Trading – Dalam melakukan trading terdapat dua analisis yang bisa dilakukan yaitu menggunakan analisis fundamental dan juga teknikal. Membaca grafik ini merupakan salah satu analisis teknikal yang dilakukan oleh investor. Cara membaca grafik trading saham bagi pemula memang terlihat cukup sulit untuk dipahami. Dalam membaca grafik pergerakan saham tersebut terdapat beberapa jenis grafik yang adalat digunakan.

Macam-Macam Grafik Saham dan Cara Membacanya

Ketika melakukan trading saham memiliki kemampuan membaca pergerakan grafik sangatlah penting. Sebelum mengetahui cara membaca grafik trading saham, sebaiknya kenali dulu apa saja macam-macam grafik. Secara sederhana grafik ini merupakan indikator yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan harga saham.

Jika dilihat dari bentuknya, grafik pergerakan saham ini dibagi menjadi 3. Sebagai pemula harus memahami setidaknya satu dari ketiga grafik tersebut agar bisa menggunakannya ketika melakukan trading saham. Berikut ini ketiga jenis grafik tersebut:

1. Line Chart

Jenis grafik yang pertama adalah line chart. Line chart ini merupakan grafik dengan bentuk garis. Dengan demikian pergerakan dari harga saham tersebut akan lebih mudah untuk dipahami. Namun grafik garis ini tidak menampilkan banyak informasi sehingga jarang digunakan oleh para investor untuk menganalisis saham.

Tetapi grafik jenis ini dapat dipakai oleh pemula yang baru saja belajar mengenai investasi. Cara membaca grafik garis ini lebih mudah jika dibandingkan lainnya. Untuk menyimpulkan tren harga saham, investor hanya perlu menentukan rentang waktu dan juga interval pergerakan yang ingin dilihat.

2. Bar Chart

Indikator pergerakan harga saham dalam bar chart ditunjukkan dalam bentuk batang. Dibandingkan dengan line chart, bar chart ini memiliki informasi yang lebih lengkap. Dengan demikian akan lebih memudahkan investor untuk membaca pergerakan saham dan melakukan analisis teknikal yang tepat. Cara membaca grafik trading dengan bentuk bar chart ini juga bisa dilakukan dengan cara berikut:

  • Memahami warna pada grafik batang. Grafik batang mempunyai dua warna yaitu merah dan hijau. Batang yang berwarna hijau menunjukkan bahwa kenaikan harga. Sedangkan batang yang berwarna merah menunjukkan penurunan harga.
  • Pada bagian batang terdapat coretan kecil ke arah kanan dan juga kiri. Coretan di sebelah kiri menunjukkan harga pembukaan sedangkan coretan di kanan menunjukkan harga penutupan.
  • Untuk melihat harga tertinggi dan terendah bisa dilihat pada masing-masing ujung batang. Bagian atas menunjukan harga tertinggi dan bagian bawah menunjukkan harga terendah.

3. Candlestick Chart

Berikutnya yaitu grafik yang mempunyai bentuk menyerupai lilin. Jenis grafik ini yang paling banyak digunakan oleh investor untuk membaca pergerakan saham sebab menampilkan informasi yang lengkap. Lilin dari grafik tersebut terdiri dari 3 bagian, yaitu:

  • Tubuh, bagian ini menunjukkan seberapa jauh pergerakan harga saham mulai dari pembukaan hingga penutupan.
  • Sumbu atas, pada bagian ini menunjukkan harga tertinggi saham pada interval tertentu.
  • Sumbu bawah, menunjukkan harga terendah saham pada interval tertentu.

Untuk membaca pergerakan harga saham menggunakan grafik ini cukup mudah juga. Hampir sama dengan bar chart, batang lilin pada candlestick chart juga terdiri dari warna merah dan hijau. Merah menunjukkan penurunan harga dan hijau menunjukkan kenaikan harga.

Tips Membaca Grafik Trading

Setelah mengetahui macam-macam grafik dan cara membacanya, sebagai investor bisa memilih grafik mana yang dianggap paling nyaman untuk digunakan. Tujuan dari membaca grafik tersebut adalah untuk mengetahui trend yang sedang terjadi. Terdapat tiga tren pergerakan saham yaitu uptrend, sideways dan downtrend, berikut ini lebih lengkapnya:

  • Uptrend adalah kondisi harga saham pergerakan harga saham yang cenderung naik biasanya pada saat ini investor akan menjual saham yang dimiliki.
  • Downtrend adalah kondisi harga saham mengalami pergerakan yang menurun dari sebelumnya. Jika terjadi kondisi ini maka biasanya investor akan membeli saham.
  • Sideways merupakan pergerakan saham yang terbatas sehingga tidak menunjukkan pergerakan naik atau turun yang berarti.

Meskipun terlihat sederhana untuk membaca tren tersebut terdapat syarat yang harus dipenuhi. Suatu tren dikatakan uptrend jika terdapat dua puncak yang terbentuk semakin naik. Begitu pula sebaliknya, untuk downtrend harus ada dua lembah yang terbentuk semakin turun.

 Itu tadi adalah beberapa jenis grafik yang biasa digunakan untuk membaca pergerakan saham. Cara membaca grafik trading saham sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Namun untuk mengambil sebuah keputusan untuk membeli atau menjual saham harus dipikirkan dengan matang.