Setelah Sekian Lama Berusaha Dan Berdoa, Akhirnya Mahasiswa Ini Meraih Beasiswa Cendekia BAZNAS

Ia lahir di Tangerang, 28 Desember 2000. Mahasiswa tersebut saat ini tengah menjalani program Sarjana di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, jurusan Manajemen Dakwah, semester 5. Ia merupakan salah satu orang yang beruntung karena bisa mendapatkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS kategori Dalam Negeri tahun ini. Beberapa hari yang lalu saya sempat berbincang dengannya, mengenai beasiswa Cendekia Baznas. Selain dana beasiswa, para penerima Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) juga mendapatkan pembekalan berbagai macam soft skills, guna menyerasikan antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di kampus dengan berbagai keterampilan agar para Beswan Djarum di kemudian hari menjadi manusia yang cakap intelegensia dan emosional. Bahkan beberapa diantaranya mendapatkan beasiswa. Proses dalam menetapkan calon penerima beasiswabukanlah hal yang mudah terlebih denganmempertimbangkan beberapa alternatif dan kriteriapada suatu situasi yang bersifat samar (fuzzy), makadibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan.

Untuk menentukan penerima beasiswa berprestasi, bagian kemahasiswaan memilih calon penerima beasiswa mahasiswa berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh perguruan tinggi. Aplikasi data mining ini menampilkan hasil berupa masing-masing data yang dikelompokan berdasarkan nilai dan gaji orang tua sebagai pertimbangan untuk mendapatkan beasiswa. Susah mendapatkan pekerjaan menjadi faktor utama semakin berkurangnya pendapatan orangtua ditambah adanya kekurangan di kampungnya yaitu terbatasnya jaringan internet. Seiring dengan perkembangan tekologi informasi membuat segala aspek pekerjaan menjadi lebih mudah. Dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih. Untuk itu, diperlukan suatu metodologi dan aplikasi yang tepat dalam melakukan penyeleksian penerima beasiswa tersebut.

Aplikasi data mining ini dikembangkan untuk memudahkan dalam memprediksi peserta didik yang lulus beasiswa untuk sekolah tingginya karena adanya perbandingan antara nilai akademik dengan gaji orang tua yang dijadikan acuan. Hasilnya, aplikasi decision support system dengan penerapan kombinasi metode Topsis dan AHP berhasil di rancang dan di ujicoba, serta sukses dalam perekomendasian penerima beasiswa PPA dengan menghasilkan data alternatif mahasiswa yang terurut mulai dari nilai preferensi yang paling tinggi 0.764 hingga terendah 0.189. Hasil ini dapat menjadi rekomendasi bagi pengambil keputusan dalam mengambil keputusan yang efektik, efisien dan dapat dipertanggung jawabkan. Penggunaan kombinasi dua metode tersebut dilakukan agar memiliki tingkat akurasi yang baik jika dibandingkan dengan menggunakan satu metode. Beasiswa diberikan kepada calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi seni budaya dengan ketentuan calon yang bersangkutan memiliki prestasi / potensi seni budaya, dengan ditunjukkan bukti / sertifikat pernah menjuarai lomba bidang seni budaya pada tingkat kabupaten, provinsi atau nasional.

Beasiswa D1 Perhotelan Naresy Education - Beasiswaku STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau menawarkan beasiswa Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) kepada calon mahasiswa baru, dalam hal ini untuk melakukan proses seleksi penentuan penerima beasiswa PMDK pengolahan data masih dilakukan secara manual dengan melakukan tes wawancara dan melakukan perhitungan hasil dari wawancara. Beasiswa StuNed menawarkan tiga program beasiswa yang meliputi program Master, Short Course, dan Tailor-Made Training. Prosedur pengajuan dan persyaratan untuk pengajuan beasiswa ini relatif sama setiap tahunnya. Hal ini penting, karena dari pakaian juga bisa memberikan kesan kepada siapapun. Hal ini menjadi masalah yang sering dihadapi penulis.

Berdasarkan permasalahan yang terjadi, penulis dalam penelitian ini membuat sistem pendukung keputusan Menentukan Penerima Beasiswa Berprestasi Menggunakan Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) Dengan Metode SAW Sistem ini dapat membantu bagian kemahasiswaan dalam menentukan penerima beasiswa mahasiswa berdasarkan data administrasi calon penerima beasiswa sesuai kreteria dan syarat yang telah ditentukan oleh perguruan tinggi. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan tree decision untuk pembuatan calon mahasiswa yang masuk kategori dalam penerimaan beasiswa selanjutnya akan dilakukan pembuatan dalam pengurutan calon mahasiswa yang berhak menerima beasiswa tersebut dengan menggunakan RapidMiner.

Pada penelitian ini menggunakan analisa perhitungan komparasi metode WP, SAW dan WASPAS dalam penentuan penerima beasiswa penelusuran minat dan kemampuan (PMDK). Dengan menggunakan metode OLAP dan RapidMiner diharapkan akan mampu mempermudah dalam data mining yang menghasilkan pohon keputusan dalam pengambilan keputusan serta menentukan mahasiswa yang berhak menerima beasiswa pada sebuah universitas. D. Novriansyah, Konsep Data Mining VS Sistem Pendukung Keputusan. Data Mining merupakan suatu konsep yang digunakan untuk mencari nilai tambah yang tersembunyi dalam database dengan tujuan untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi pengetahuan potensial dan berguna. Seperti hanya biaya pendidikan, atau hanya uang saku, akomodasi dan sebagainya. Kami tidak memberikan uang saku kepada penerima beasiswa. Untuk Itu diperlukannya suatu Sistem Pendukung Keputusan yang dapat mempermudah dalam penentuan penerima beasiswa PMDK.